Anjuran BBM ala Rasulullah SAW (Berkuda, Berenang, dan Memanah)

Ilmusahid.com - Anjuran BBM ala Rasulullah SAW (Berkuda, Berenang, dan Memanah)
Dalam sebuah hadis sahih yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Muslim, disebutkan Nabi memerintahkan kepada kita agar mengajari anak-anak kita berkuda, berenang dan memanah. Seperti juga perintah-perintah Allah dan RasulNya yang lain, pasti ada hikmah di balik perintah ini.
Mari kita coba kaji kebaikan dan kelebihan pada perintah-perintah tersebut yang pasti menyimpan hikmah baik tersirat maupun tersurat:

1. Berkuda
Bentuk lekuk tubuh belakang kuda (tempat yang diduduki), sangat baik untuk merawat segala masalah tulang belakang manusia. Saat pergerakan galloping yaitu saat kuda melompat dan berlari menyebabkan pergerakan vetebra tulang belakang kita yang bersentuhan antara satu sama lain dalam kondisi harmonis, dan merangsang saraf-saraf tulang belakang, seolah-olah diurut. Sedangkan pakar kesehatan pun tidak mampu membuat seperti gerakan alami tulang-tulang veterbra saat orang menunggang kuda.
Anjuran BBM ala Rasulullah SAW (Berkuda, Berenang, dan Memanah)
Seluruh anggota yaitu tulang rangka, otot, organ viseral, termasuk sistem pencernaan, sistem saraf, sistem voluntary maupun involuntary, organ ampas, bahkan gesekan ke organ vital akan terangsang secara optimal untuk menjadi semakin sehat. Penunggang kuda yang hebat biasanya bebas dari mengalami sakit punggung. Selain itu, kuda juga mencerahkan mata sebab ada rangsangan terhadap saraf kranial saat gerakan 'galloping' kuda.
Semasa berenang, mental, fizikal, segala otot dan tulang rangka digerakkan untuk membuat satu gerakan yang berkoordinasi antara dua anggota kaki dan dua anggota tangan, selain meransang stamina ( sistem kardiovaskular )
"dan sesungguhnya Rasulullah s.a.w. pernah mengadakan pacuan kuda dan memberi hadiah kepada pemenangnya.” (Riwayat Ahmad)
“Ya! Demi Allah, sungguh ia (Rasulullah s.a.w.) pernah bertaruh terhadap suatu kuda yang disebut sabhah (kuda pacuan), maka dia dapat mengalahkan orang lain, ia sangat tangkas dalam hal itu dan mengherankannya.” (Riwayat Ahmad)

Taruhan yang dibenarkan, atau yang dimaksud di sini ialah suatu upah (hadiah) yang dikumpulkan bukan dari orang-orang yang berpacu saja atau dari salah satunya saja, tetapi dari orang-orang lainnya.

"Adapun hadiah yang dikumpulkan dari masing-masing yang berpacu, kemudian siapa yang unggul itulah yang mengambilnya, maka hadiah semacam itu termasuk judi yang dilarang. Dan Nabi sendiri menamakan pacuan kuda semacam ini, yakni yang disediakan untuk berjudi, dinamakan Kuda Syaitan. Harganya adalah haram, makanannya haram dan menungganginya pun haram juga." (Riwayat Ahmad).

Dan baginda bersabda:
“Kuda itu ada tiga macam: kuda Allah, kuda manusia dan kuda syaitan. Adapun kuda Allah ialah kuda yang disediakan untuk berperang di jalan Allah, maka makanannya, kotorannya, kencingnya dan apanya saja – mempunyai beberapa kebaikan. Adapun kuda syaitan, yaitu kuda yang dipakai untuk berjudi atau untuk dibuat pertaruhan, dan adapun kuda manusia, yaitu kuda yang diikat oleh manusia, ia mengharapkan perutnya (hasilnya), sebagai usaha untuk menutupi kebutuhannya." (Riwayat Bukhari dan Muslim)

Dalam kehidupan zaman moderen saat ini, sabda rasulullah tentang berkuda dapat diartikan sebagai berkendara. Dahulu orang bepergian dengan cepat dengan mengendarai kuda. Saat ini tentunya dengan sepeda, sepeda motor, dan mobil. Sesuaikan dengan usia anak kita, bila masih kecil ajarkan saja bersepeda dulu.

2. Berenang
Saat berenang, mental, fisik, segala otot dan tulang rangka digerakkan untuk membuat satu gerakan yang terkoordinasi antara dua  kaki dan dua tangan, selain merangsang stamina (sistem kardiovaskular). Karena itu berenang dikatakan sebagai hobi yang paling sempurna dan menyehatkan.
Berenang juga memberi kesempatan kepada manusia untuk menguasai air dan menjadi lebih berani. Sebab ketika orang berenang, dibutuhkan juga keberanian untuk menghadapi segala kemungkinan yang terjadi di dalam air.
Anjuran BBM ala Rasulullah SAW (Berkuda, Berenang, dan Memanah)
Dalam kehidupan zaman moderen saat ini, sabda rasulullah tentang berenang dapat diartikan sebagai berikut: Manusia ditakdirkan untuk hidup di darat. Tapi manusia juga harus mampu bertahan di air. Kemampuan dasar untuk bertahan di air adalah dengan berenang. Ada baiknya anak Anda diajarkan berenang sejak dini untuk menghindari bahaya tenggelam. Sebab anak-anak suka sekali bermain di air tanpa mengetahui bahayanya.

3. Memanah
Memanah melatih emosi untuk menempatkan 'target' pada satu sasaran. Jika emosi kita terganggu, sudah pasti target akan mudah melenceng. Secara tidak langsung olahraga ini melatih kita untuk belajar tenang dan mengendalikan emosi. Seseorang yang tidak tenang, gugup, pemarah, kurang sabar bukanlah seorang pemanah yang baik.
Anjuran BBM ala Rasulullah SAW (Berkuda, Berenang, dan Memanah)
Memanah juga sangat menitikberatkan keseimbangan tubuh. Pada saat melenturkan anak panah di busurnya, kemudian melepaskannya perlu ada kekuatan fisik. Olahraga ini juga dapat membangun fokus dan konsentrasi dalam menyemai rasa tanggung jawab dan disiplin diri, meningkatkan jati diri dan keyakinan pribadi. Orang yang memiliki banyak karakter pribadi seperti ini InsyaAllah akan mudah melewati segala rintangan dalam hidupnya.
Sabda Rasulullah SAW, "Kamu harus belajar memanah karena memanah itu termasuk sebaik-baik permainanmu." (Riwayat Bazzar, dan Thabarani dengan sanad yang baik)

Selain itu, hikmah lain dari  dianjurkannya kita  belajar berkuda, berenang dan memanah adalah untuk mempersiapkan diri menghadapi perang akhir zaman yang kita tidak tahu apakah senjata api, tank, jet tempur maupun bom masih berfungsi atau tidak pada saat itu.
Bagikan ke:

Anjuran BBM ala Rasulullah SAW (Berkuda, Berenang, dan Memanah)
Join This Site Show Conversion CodeHide Conversion Code Show EmoticonHide Emoticon

Please comment with polite