Soal Elektronika Dasar

Ilmusahid.com - Soal Elektronika Dasar

Nama         : Heri Agung Priyanta
Kelas         : A Sore
NIM                  : 221410004
Nama Dosen : Boisandi S.Pd, M.Si
Fakultas            : Pendidikan MIPATEK
Progam Studi : Pendidikan Fisika
Mata Kuliah : Elektronika Dasar

1. Jelaskan prinsip kerja dioda varaktor ?
Jawab : 
Dioda varaktor adalah dioda yang bersifat sebagai kapasitor. Sifat ini didapat bila dioda diberi tegangan balik maka daerah deplesi membesar. Semakin besar tegangan balik, semakin lebar daerah deplesi. Bagian P dan N bertindak sebagai elektroda dan daerah deplesi bertindak sebagai dielektrikum kalau dipikirkan sebagai kapasitor. Dioda varaktor dapat dipakai sebagai kapasitor bila diberi tegangan balik. 
Dioda varactor banyak dipakai pada perangkat elektronika yang menggunakan sistem komunikasi frekuensi tinggi seperti radio dan televisi. Dioda varactor digunakan pada rangkaian tuner, yaitu rangkaian penguat RF dan osilator. Dengan penggunaan dioda varactor maka frekuensi kerja dari penguat RF dan osilator dapat dikontrol dengan tegangan. Sistem ini disebut VCO (Voltage Controlled Oscilator). Sistem inilah yang membuat kita bisa mengubah channel pada pesawat televisi dengan hanya menekan tombol pada REMOTE CONTROL. Sebuah dioda varactor menggunakan PN-Junction dengan bias terbalik (reverse) dan memiliki struktur yang menjadi kapasitansi dari dioda dengan nilai yang bervariasi tergantung dari tegangan balik yang diberikan. Sebuah kapasitansi yang di kendalikan tegangan berguna untuk aplikasi tuning secara elektronik. Kapasitansi dikendalikan oleh metode doping dalam penipisan lapisan. Nilai kapasitansi dioda varactor yang umum adalah berkisar pada orde pF (picofarad).

2. Hitunglah arus yang mengalir pada meter arus, dan hambatan R =10 Ohm. Jelaskan arah arus yang mengalir pada meter arus dan hambatan beban. 
Jawab:
Perhitungan arus :
Imeter = Ibeban + Iinput =Voutput / 20 + V input / 220.000 = (150:220) / 20 + 20/220.000
   = 6,82/20 + 20/220.000
   = (0,341+0,0000909) mA
   = 0,3410909 mA
Ibeban =Voutput/20 (150:220) /20) mA= 6,82/20 = 0,341 Ma
Rangkaian ini menggunakan konfigurasi penguat inverting (sinyal masukan pada masukan inverting dari op-amp). Meter arus tidak diketahui hambatan-dalamnya sehingga bisa dianggap berhambatan dalam = 0

Bagikan ke:

1 komentar:

Thank you for commenting
13 Januari 2017 07.27

Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai elektronika
Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai elektronika yang bisa anda kunjungi di Informasi Seputar elektronika

Congratulation rendi rian you first commentator
Reply

Soal Elektronika Dasar
Join This Site Show Conversion CodeHide Conversion Code Show EmoticonHide Emoticon

Please comment with polite