Template serta Pembahasan SKPL dan Project Charter

Pembahasan SKPL Berikut ini Pengertian dari SKPL SKPL (Spesifikasi Kebutuhan Perangkat Lunak) adalah Spesifikasi Kebutuhan Perangkat Lunak, atau dalam bahasa Inggrisnya sering disebut sebagai Software Requirements Spesification (SRS), dan merupakan spesifikasi dari perangkat lunak yang akan dikembangkan. Sedangkan Kebutuhan perangkat lunak merupakan kondisi atau kemampuan yang harus dimiliki untuk memenuhi apa yang disyaratkan oleh perangkat lunak atau yang diinginkan oleh si pemakai.
Dokumen Spesifikasi Kebutuhan Perangkat Lunak (SKPL) ini bertujuan sebagai acuan atau panduan baik bagi pengembang dan pengguna perangkat lunak selama dalam pengembangan perangkat lunak yang akan dibangun.
Template serta Pembahasan SKPL
Bagi pihak pengembang, SKPL ini dapat digunakan sebagai acuan dalam setiap tahapan pengembangan ini agar sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan oleh pengguna dan tujuan perangkat lunak itu sendiri. Sedangkan bagi pihak pengguna, SKPL ini digunakan untuk mencatat semua spesifikasi kebutuhan dari perangkat lunak yang dikembangkan dan harapan yang diinginkan.

Jenis Kebutuhan
Secara kategoris, ada tiga buah jenis kebutuhan perangkat lunak :
  • Kebutuhan fungsional (functional requirement)
  • Kebutuhan antarmuka (interface requirement)
  • Kebutuhan unjuk kerja (performance requirement)
  • Kebutuhan antarmuka dan unjuk kerja sering disebut Non-functional Requirement
Alanisis Kebutuhan
Analisis kebutuhan perangkat lunak dapat diartikan sebagai :
  • Proses mempelajari kebutuhan pemakai untuk mendapatkan definisi kebutuhan sistem atau perangkat lunak
  • Proses untuk menetapkan fungsi dan unjuk kerja perangkat lunak, menyatakan antarmuka perangkat lunak dengan elemen-elemen sistem lain, dan menentukan kendala yang harus dihadapi oleh perangkat lunak
Tujuan analisis kebutuhan perangkat lunak adalah:
  • Memahami masalah yang akan dibuat perangkat lunaknya secara menyeluruh (komprehensif).
  • Mendefinisikan apa yang harus dikerjakan oleh perangkat lunak untuk memenuhi keinginan pemakai.
Membuat Document Spesifikasi Kebutuhan Semua kebutuhan yang telah didefinisikan selanjutnya dibuatkan dokumentasinya, yaitu Spesifikasi Kebutuhan Perangkat Lunak (SKPL) atau Software Requirements Specification (SRS).
  • SKPL yang dibuat harus dapat menyatakan secara lengkap apa yang dapat dilakukan oleh perangkat lunak, termasuk deskripsi lengkap dari semua antarmuka yang digunakan.
  • SKPL bisa terdiri dari banyak dokumentasi yang saling melengkapi.
Mengkaji Ulang Review Kebutuhan
  • Proses untuk memeriksa (validasi) SKPL apakah sudah konsisten, lengkap, dan sesuai dengan apa yang diinginkan pemakai.
  • Proses ini mungkin dilakukan lebih dari satu kali.
  • Dan sering kali muncul kebutuhan-kebutuhan baru dari pemakai.
  • Untuk itu, diperlukan negosiasi antara pihak pengembang dengan pemakai sesuai prinsip “win-win solution” sampai kebutuhan tersebut dapat disepakati kedua belah pihak.

Download Contoh SKPL Klik Disini

Pembahasan Project Charter Berikut ini Pengertian dari Project Charter
Project Charter adalah dokumen yang digunakan untuk memulai proyek improvement. Dokumen project charter berisi informasi penting yang mencakup penjelasan ringkas dari sebuah proyek yang akan dijalankan. Dokumen ini menampilkanjudul proyek yang dikerjakan, latar belakang dijalankannya proyek, deskripsi, target,ruang lingkup,tim yang terlibat, durasi pengerjaan proyek, dan sebagainya.
Template serta Pembahasan Project Charter
Project charter dibuat pada saat meeting pertama dengan tim proyek (kick-off meeting), biasanya project Sponsor berkolabirasi dengan Black Belt membuat draft terlebih dahulu, kemudian diklarifikasi dan disempurnakan oleh tim. Project charter memiliki beberapa elemen sebagai berikut:
  1. Business Case Menjelaskan tentang kondisi saat ini, dan menekankan pada betapa kritis permasalahan ini dan alasan mengapa project ini penting untuk dijalankan sekarang!
  2. Problem dan Goal Jelaskan permasalahan dan tujuan project dengan SMART! SMART adalah Specific (tujuan dari project ini spesifik dan jelas terindentifikasi), Measureable (mempunyai alat ukur sebagai parameter kesuksesan), Attainable (tujuan project harus menantang namun memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi), Relevant (berhubungan langsung dengan tujuan bisnis), Time bound (project harus memiliki jangka waktu)
  3. Ruang lingkup project (Scope) Area/proses/departemen mana saja yang dilibatkan dan tidak dalam project ini. Apa batasan proses yang akan diperbaiki? Dimana titik mulai dan titik selesainya.
  4. Roles & Milestone Tentukan durasi project (normalnya project berjalan 3-4 bulan), tetapkan siapa saja yang terlibat dalam project, dan jelaskan sumber daya yang dibutuhkan.
  5. Project Benefit
    Menjelaskan potensi keuntungan yang didapat dari menjalankan project ini. Cantumkan pula formulasi perhitungan dari keuntungan yang didadapat dan pisahkan antara hard dan soft saving.
Download Contoh Project Charter Klik Disini
Bagikan ke:

Template serta Pembahasan SKPL dan Project Charter
Join This Site Show Conversion CodeHide Conversion Code Show EmoticonHide Emoticon

Please comment with polite