Alat-Alat Ukur Listrik dan Fungsinya


Ilmusahid.com - Alat-Alat Ukur Listrik dan Fungsinya. Assalamuallakum wr. wb. Pada postingan kali ini, Admin memberbagi sebuah artikel Ilmu Pengetahuan seputar Alat-alat ukur listrik dan fungsinya.
Selamat membaca ^_^

Pengertian Alat Ukur Listrik
Alat ukur listrik adalah alat yang digunakan untuk mengukur besaran - besaran listrik yang mengalir seperti hambatan listrik (R), Kuat Arus listrik (I),  Beda Potensial listrik (V), Daya listrik (P), dan lainnya. Terdapat dua jenis alat ukur yang digunakan yaitu alat ukur analog dan alat ukur digital.

Berikut adalah alat-alat ukur listrik dan fungsinya yang sering digunakan :
1. Amperemeter
Alat-Alat Ukur Listrik dan Fungsinya
Amperemeter ialah alat yang digunakan untuk mengukur kuat arus listrik baik untuk arus  DC maupun AC yang terdapat dalam rangkaian tertutup. Amperemeter biasa dipasang berderet dengan elemen listrik. Jika Anda akan mengukur arus yang mengalir pada sebuah penghantar dengan memakai Amperemeter maka wajib Anda pasang secara seri dengan cara memotong penghantar agar arus mengalir melalui Amperemeter.
2. Voltmeter
Alat-Alat Ukur Listrik dan Fungsinya
Voltmeter ialah alat yang digunakan untuk mengukur besar tegangan listrik pada sebuah rangkaian listrik tertutup. Voltmeter disusun secara paralel terhadap letak komponen yang diukur dalam rangkaian. Alat ini terdiri dari tiga buah lempengan tembaga yang terpasang pada sebuah bakelite yang dirangkai dalam sebuah tabung kaca atau plastik. Lempengan luar berfungsi sebagai Anode sedangkan yang di tengah sebagai Katode. Pada Umumnya tabung tersebut berukuran 15 cm x 10 cm.
3. Ohm meter
Ohm meter ialah alat yang digunakan untuk mengukur hambatan listrik pada rangkaian tertutup atau daya untuk menahan mengalirnya arus listik pada sebuah konduktor. Besarnya satuan hambatan yang diukur oleh alat ini dinyatakan dalam ohm. Alat Ohm meter ini menggunakan galvanometer untuk mengukur besarnya arus listrik yang lewat atau mengalir pada sebuah hambatan listrik (R) , yang kemudian dikalibrasikan ke satuan ohm.
4. Wattmeter
Alat-Alat Ukur Listrik dan Fungsinya
Wattmeter ialah alat yang digunakan untuk mengukur power listrik (atau rate suplai energi listrik) dalam satuan watt untuk rangkaian atau sirkuit apapun.
5.Multimeter
Multimeter ialah alat yang digunakan untuk mengukur listrik tegangan (Voltmeter), hambatan listrik (Ohm meter), juga arus listrik (Ampere).
Alat-Alat Ukur Listrik dan Fungsinya
Ada dua jenis multimeter , yaitu multimeter digital atau DMM (Digital Multi Meter) , dan multimeter analog. Kelebihan dari multimeter digital daripada multimeter analog adalah tingkat ketelitian lebih tinggi dalam pengukuran. Namun, dari kedua jenis multimeter tersebut dapat mengukur listrik AC maupun DC.
6. Megger
Alat-Alat Ukur Listrik dan Fungsinya
Megger berfungsi sebagai pengukur tahanan isolasi dari alat - alat listrik maupun instalasi - instalasi. Output dari alat ukur ini umumnya merupakan tegangan tinggi arus searah. Megger ini sering digunakan petugas dalam mengukur tahanan isolasi antara lain untuk:
a. Kabel instalasi pada rumah-rumah atau bangunan.
b. Kabel tegangan tinggi dan rendah
c. Transformator.
7. Oscilloscope (Osiloskop)
Alat-Alat Ukur Listrik dan Fungsinya
Osioloskop ialah alat ukur yang dapat menunjukkan terhadap Anda 'gambaran atau bentuk' dari sinyal listrik dengan menunjukkan grafik dari tegangan terhadap waktu pada layarnya. Ini sama halnya dengan penggambaran pada layar televisi. Osioloskop terdiri dari tabung vacuum dengan sebuah katode ( electrode negative ) pada satu sisi yang menghasilkan pancaran elektron dan sebuah anode ( electrode positive ) untuk mempercepat gerakannya sehingga terdeteksi menuju layar tabung. Susunan ini disebut dengan Electrone Gun. Elektron - elektron disebut pancaran sinar katode karena mereka dibangkitkan oleh Cathode dan ini menyebabkan osioloskop disebut secara lengkap dengan Cathode Ray Oscilloscope atau CRO.
8. KWH Meter
Alat-Alat Ukur Listrik dan Fungsinya
Kwh Meter ialah alat yang digunakan oleh pihak PLN untuk menghitung besarnya penggunaan daya oleh konsumen. Alat ini sangat umum dijumpai di masyarakat. Bagian utama dari suatu  KWH Meter merupakan kumparan tegangan , kumparan arus ,  piringan aluminium , magnet tetap yang bertugas menetralkan piringan aluminium dari induksi medan magnet dan gear mekanik yang mencatat jumlah perputaran piringan aluminium.





Demikian Artikel yang dapat Admin berikan. Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah berkunjung. Temukan Ilmu Pengetahuan lainnya di Ilmusahid.com. Saran dan komentar silahkan cantumkan dibawah ini.
Bagikan ke:

6 komentar

Thank you for commenting
19 Juli 2016 10.51

Hi,
Thank you for your nice sharing. This is a great invention of technology. This is used by every simple work which is related with science.

Reply
Thank you for commenting
3 Agustus 2016 10.36

you're welcome

Reply
Thank you for commenting
28 Oktober 2016 06.26

thanks gan

Reply
Thank you for commenting
31 Maret 2017 05.27

terima kasih

Reply
Thank you for commenting
2 April 2017 06.26

thanks gan atas informasi nya

Reply
Thank you for commenting
5 Mei 2017 17.03

Terimakasih atas infonya dan untuk referensi silahkan cek www.fisika.lab.gunadarma.a.c.id

Reply

Alat-Alat Ukur Listrik dan Fungsinya
Join This Site Show Conversion CodeHide Conversion Code Show EmoticonHide Emoticon

Please comment with polite